Pengertian Kalimat, Analisis, Pola, Fungsi dan Jenis

Pengertian Kalimat, Analisis, Pola, Fungsi dan Jenis

Pengertian Kalimat, Analisis, Pola, Fungsi dan Jenis

Pengertian Kalimat, Analisis, Pola, Fungsi dan Jenis
Pengertian Kalimat, Analisis, Pola, Fungsi dan Jenis

Definesi Kalimat

Kalimat adalah satuan bahasa terdiri dari satu kata/lebih yang bersifat mandiri dan berorintasi final. Kemandirian kalimat memiliki arti bahwa susunan kata yang terangkai dapat berdiri sendiri, tampa bergantung pada yang lain.

Untuk lebih memahami definisi mandiri dan berorintasi final, perhatikan contoh berikut:

1)      Gadis itu menakjubkan. (disebut kalimat)

2)      Itu gadis menakjubkan. (disebut kalimat)

3)      Gadis menakjubkan itu. (bukan kalimat)

Analisis fungsi kalimat (S,P,O,Pel,dan K) ketiga kalimat di atas sebagai berikut:

1)      Gadis itu menakjubkan. (disebut kalimat)

S                      P

2)      Itu gadis menakjubkan. (disebut kalimat)

S                      P

3)      Gadis menakjubkan itu. (bukan kalimat)

 S

Kalimat (3) belum dapat disebut sebagai kalimat karena belum beorintasi fina, belum memiliki informasi yang lengkap, dan masih dapat di lanjutkan.

 Pola dasar kalimat

Pola dasar kalimat dapat berupa kalimat verbal, nominal, kalimat adjektif, kalimat adverbal/kalimat preposional.

Contoh:

1)      Ibu membaca jurnal pendidikan.

S(KB)     P(kk)                         O

Kalimat ini disebut vormal karena memiliki predikat berupa kata kerja membaca.

2)      Bapak sorang guru besar.

  S(KB)     P(kk)

Kalimat disebut kalimat nominal/ekuatif karena memiliki predikat berupa kata benda berintikan guru.

3)      Anak itu cantik.

  S(KB)         P(kk)

Kalimat ini disebut kalimat adjekteval/statif karena memiliki predikat berupa kata sifat cantik.

4)      Perginya tadi.

   S(KB)        P(kk)

Kalimat ini disebut kalimat adverbal karena predikat berupa kata keteragan tadi.

5)      Kakinya tiga.

S(KB)            P(kk)

Kalimat ini disebut kalimat numeralia karena memiliki predikat berupa kata bilangan tiga.

6)      Ibu ke kampus.

S(KB)   P(kk) 

 fungsi kalimat menurut Kridalaksana.

1)      Subjek adalh bagian klausa yang berwujud nomina atau frasa nomina.

2)      Predikat adalah bagian klausa yang menandai apa yang dilakukan oleh pembicara.

3)      Objek adalah kelompok nomina yang melengkapi verba tertentu dalam klausa.

4)      Pelengkapan adalah kata atau frase yang melengkapi kata atau frase lain.

5)      Keteranagan adalah kelompok kata yang dipakai untuk meluaskan atau membatasi makna subjek atau predikat dalam klausa.

    jenis kalimat

 berdasarkan perluasan fungsi

1)      kalimat inti

yaitu kalimat yang terdiri dari 2 kata yang memiliki subjek dan predikat.

Contoh: adik tidur

                S       P

2)      kalimat luas

yaitu kalimat yang memperluas fungsinyya

contoh: didin sudah menulis judul skripsi sejak lama.

                S                   P                     O               K

 berdasarkan jumlah klausa

1)      kalimat tunggal

yaitu kalimat yang terdiri atas dua unsur inti pembentukan kalimat, dan boleh diperluas dengan salah satu atau lebih unsur tambahan.

2)      Kalimat majemuk

Yaitu kalimat yang mengandung dua pola kalimat atau lebih.

Kalimat majemuk terdiri atas:

  1. a)Sebuah kalimat tunggal yang bagian – bagiannya diperluas sedemikian rupa, sehingga kalimat tersebut membentuk satu atau lebih kalimat baru.
  2. b)Penggabungan dari dua atau lebih kalimat tunggal sehingga kalimat yang baru mengandung dua atau lebih kalimat.

Sumber: https://sel.co.id/