STAIM Bandung Wisuda 80 Mahasiswa Angkatan 1

STAIM Bandung Wisuda 80 Mahasiswa Angkatan 1

STAIM Bandung Wisuda 80 Mahasiswa Angkatan 1

STAIM Bandung Wisuda 80 Mahasiswa Angkatan 1
STAIM Bandung Wisuda 80 Mahasiswa Angkatan 1

Mahasiswa dan Mahasiswi lulusan angkatan 1 Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah

(STAIM) Bandung, Rabu (29/12) diwisuda di Wisma Bungsuna Dewi, Jalan Ibrahim Adjie.

Ketua Panitia Wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Bandung Miftahul Huda mengatakan, pada wisuda kali ini sedikitnya ada 80 mahasiswa yang berhasil lulus dan diwisuda. Dengan berhasilnya para mahasiswa meraih gelar sarjana, diharapkan alumni STAI Muhammadiyah Bandung siap menghadapi tantangan zaman.

’’Saya harap semua alumni STAI Muhammadiyah yang hari ini diwisuda,

tak hanya cerdas dalam berpikir, kompetitif dalam bertindak, namun juga unggul dalam berkarya serta mulia dalam berperilaku,” kata Miftahul kepada Bandung Ekspres, di sela acara.

Miftahul memaparkan, dengan demikian diharapkan semua alumnus harus mampu melakukan inovasi yang produktif dalam dunia pendidikan dan membangun citra pendidikan Islam yang progresif-produktif, serta harus mampu membangkitkan spirit kebangsaan dalam bingkai keagamaan.

’’Alhamdulillah, semua alumni angkatan 2015 semua lulus 100 persen

, dan dengan hasil yang memuaskan,” ungkap Miftahul.

Miftahul menjelaskan, seluruh mahasiswa yang lulus di STAIM Bandung, bukan hanya yang berdomisili di Bandung saja, tapi juga berdomisili di daerah lain, seperti Sumedang, Purwakarta, bahkan ada juga yang berdomisili di luar Jabar.

’’Meskipun domisili mereka berbeda namun semua mahasiswa yang diwisuda melaksanakan belajarnya di Kampus STAIM Bandung,” jelas Miftahul.

Sementara itu, Ketua STAIM Bandung Hendar menegaskan, STAIM Bandung terus berusaha keras untuk mempersiapkan lulusan yang multikompetensi selain mendidik calon guru agama profesional yang tahsin dan hafidz Alquran, berjiwa kewirausahaan, memiliki keahlian penulisan buku melalui kerja sama dengan penerbit, memiliki kepekaan sosial melalui pendampingan anak jalanan (Sekolah Taman Cita), serta dibekali kemampuan jurnalisme islami melalui pusat studi media dan informatika kampus STAI Muhammadiyah Bandung.

’’Mudah mudahan, semua mahasiswa yang diwisuda ini bisa mengamalkan ilmunya dengan baik sehingga bisa bermanfaat bagi orang lain, serta bangsa dan negaranya,” harap Hendar.

 

Sumber :

https://dcc.ac.id/blog/sejarah-pertempuran-medan-area/