Jangan Biarkan Kumbang Menyengat Anda

Jangan Biarkan Kumbang Menyengat Anda

Jangan Biarkan Kumbang Menyengat Anda

Jangan Biarkan Kumbang Menyengat Anda
Jangan Biarkan Kumbang Menyengat Anda

Di lereng Long’s Peak di Colorado terdapat sisa-sisa sebuah pohon raksasa. Kata orang pohon itu sudah berdiri di sana sejak ratusan tahun yang silam. Dalam jangka waktu hidupnya yang panjang itu, pohon tersebut telah 14 kali disambar petir. Hujan salju dan badai tak terhitung lagi selama lebih kurang 4 abad lamanya. Tetapi pohon tersebut tetap berdiri dengan kokohnya. Sampai pada suatu saat datanglah sepasukan besar kumbang menyerangnya dan dalam waktu singkat tumbanglah raksasa hutan itu. Pasukan serangga tersebut memakan bagian dalam kulitnya dan dengan perlahan tetapi pasti menghancurkan inti kekuatannya dengan serangan yang kecil tetapi bertubi-tubi.

Apakah kita semua ini seperti pohon raksasa di hutan itu? Tidakkah kita menyadari bahwa walaupun kita telah berhasil menghindarkan hujan badai dan hantaman petir kehidupan tetapi kemudian membiarkan jantung kita dimakan sedikit demi sedikit oleh kumbang kecemasan yang begitu kecil? Kumbang kecil yang dapat dengan mudah kita remas di antara jari tangan kita?  Kumbang tersebut diibaratkan hal-hal kecil yang dapat mencemaskan kita. Untuk dapat menindas rasa cemas sebelum rasa cemas itu menindas kita, maka cobalah perhatikan kalimat di bawah ini :

Jangan biarkan diri kita disusahkan oleh hal-hal kecil yang seharusnya kita remehkan dan kita lupakan. Ingat, “Hidup ini terlalu singkat untuk mengurusi hal-hal kecil.”

Masalah-masalah kecil sering datang dalam kehidupan kita, kadang kita selalu memikirkannya hingga membuat pikiran kita tidak tenang dan menjadi stress. Alangkah baiknya jika kita tidak menyia-nyiakan waktu kita yang berharga untuk memikirkan hal-hal kecil tersebut, karena sekali kumbang menyengat kita, maka kita akan jatuh seperti pohon.

Baca Juga :