Guru Juga Dikenal ‘Penduduk Langit’

Guru Juga Dikenal ‘Penduduk Langit’

Guru Juga Dikenal ‘Penduduk Langit’

Guru Juga Dikenal ‘Penduduk Langit’
Guru Juga Dikenal ‘Penduduk Langit’

FoSeminar parenting, tema Mendidik Anak Sesuai Tuntunan Alquran.

berlangsung di Gedung Serbaguna PT Pusri Palembang, Sabtu (4/5/2019).

Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru menilai, ada banyak manfaat dari seminar parenting Mendidik Anak dengan Tuntunan Alquran.

Menurutnya, anak merupakan anugerah yang harus disyukuri. Rasa syukur itu diwujudkan dengan cara mengasuh, menyayangi, dan memberi pendidikan yang layak dan baik.

“Orang tua harus memberikan kebutuhan anak mengajari dan mengarahkan mereka agar dapat menjadi anak yang sehat, cerdas, berkarakter dan dapat jadi penerus yang kuat,” katanya saat memberikan materi dan sambutan.

Febrita mengajak para orang tua untuk menerapkan pola asuh yang benar

untuk kembang anak.

Pembicara utama dalam seminar itu, Hj Astrie Ivo menekankan bahwa guru adalah profesi yang “gaol (gaul, red)”.

Tidak hanya dikenal oleh penduduk bumi saja, tapi juga dikenal oleh penduduk langit.

“Bapak ibu ini punya satu amalan, yang terus pahalanya mengalir walaupun sudah tidak bisa lagi mengajar, “ kata artis yang populer sejak 1980 an ini.

Seorang guru berkewajiban, secara sadar mengajarkan anak-anak menjadi cerdas,

menggembleng fisik dan mental, intelektual, dan sosial. Sehingga, muncul potensi-potensi yang ada, pada anak didik.

“Tidak satupun manusia
dilahirkan di dunia ini dalam keadaan bodoh. Tiap anak punya potensi yang diberikan oleh Allah SWT,” kata wanita yang juga penulis buku ini.

Pendakwah berdarah Minang-Aceh ini juga mengatakan, ada 99 kecerdasan yang Allah berikan kepada anak-anak, sebagai cikal bakal potensi mereka

“Maka kita sebagai guru harus bisa mengintip kemampuan apa yang paling dominan pada seorang anak,” sebutnya. Bagi para guru yang mengajar anak Paud dan SD, itu usia keemasan. Anak membutuhkan belajar yang ada bermainnya, juga bercerita.

 

Baca Juga :