Penganguran dan Dampaknya Terhadap Pembangunan

Penganguran dan Dampaknya Terhadap Pembangunan

Penganguran dan Dampaknya Terhadap Pembangunan

Penganguran dan Dampaknya Terhadap Pembangunan
Penganguran dan Dampaknya Terhadap Pembangunan

Masalah pembangunan yang dihadapi oleh banyak negara baik negara yang telah maju maupun negara yang sedang berkembang adalah masalah pengangguran. Mengapa pengangguran ini terjadi? Simak penjelasan berikut ini!Ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dengan kemampuannegara untuk menciptakan pembangunan dan kesempatan kerja untuk penduduknya, serta pertambahan penduduk yang pesat dari masa ke masa,menimbulkan berbagai implikasi yang buruk terhadap beberapa aspek daripembangunan ekonomi.

Pertumbuhan penduduk yang pesat akan mempersulit tercapainya tujuan negara, terutama tujuan untuk mempertinggi taraf kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat. Perkembangan penduduk yang pesat akan mengurangi kemampuan negara tersebut untuk memperbesar tabungan.

Mengapa? Dalam kondisi tersebut, negara harus mengalihkan lebih banyak dana pembangunan untuk menciptakan fasilitas-fasilitas yang akan mempertinggikesejahteraan sosial masyarakat. Misalnya, penyediaan fasilitas perumahan, pendidikan, dan kesehatan rakyat. Apa akibatnya? Secara otomatis negara akan mengurangi dana yang dapat digunakan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi yang lebih produktif, dan mendorong negara tersebut untuk menciptakan lebih banyak pekerjaan dari masa ke masa untuk menekan peningkatan angka pengangguran.

Pengangguran merupakan orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Jenis pengangguran dapat dibedakan menjadi :

  1. Pengangguran Friksional /FrictionalUnemployment

Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu, informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerjaan.

  1. Pengangguran Struktural /StructuralUnemployment

Pengangguran struktural adalah keadaan di mana penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja. Semakin maju suatu perekonomian suatu daerah akan meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.

  1. Pengangguran Musiman /SeasonalUnemployment

Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur. Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam, tukan jualan duren yang menanti musim durian.

  1. PengangguranSiklikal 

Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja.

Pengangguran juga dapat dibedakan atas pengangguran sukarela (voluntary unemployment) dan dukalara (involuntary unemployment). Pengangguran suka rela adalah pengangguran yang menganggur untuk sementara waktu karna ingin mencari pekerjaan lain yang lebih baik. Sedangkan pengangguran duka lara adalah pengengguran yang menganggur karena sudah berusaha mencari pekerjaan namun belum berhasil mendapatkan kerja.

Pengangguran menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kehidupan, baik perseorangan maupun dalam kehidupan masyarakat. Akibat tuntutan untuk membiayai hidup yang tidak dapat dipenuhi menimbulkan gejala sosial. Contoh gejala sosial negatif seperti meningkatnya kriminalitas, lingkungan kumuh, kualitas hidup yang semakin menurun, dan lingkungan hidup yang tidak sehat.

Secara individual, menganggur akan menyebabkan menurunnya kualitas mental dan fisik. Seorang yang menganggur berkepanjangan dapat mengalami depresi mental. Mengapa? Karena, merasa menjadi beban orang lain, merasa dirinya tidak berguna, dan rendahnya penilaian masyarakat terhadap para penganggur. Selain itu, seorang penganggur tidak memiliki penghasilan sehingga ia akan mengurangi pengeluaran untuk makan dan pakaian. Hal ini menyebabkan menurunnya kualitas kesehatan.

Dalam perekonomian suatu negara, tingginya angka pengangguran akan mengurangi pendapatan nasional dan pendapatan per kapita. Karena tidak berfungsinya salah satu faktor produksi, yaitu tenaga kerja sehingga output yang dihasilkan rendah. Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi ketenagakerjaan dan pertumbuhan ekonomi di negara Indonesia maka perhatikan tabel dan grafik berikut ini!

Sumber : https://sorastudio.id/