Seorang Anggota DPRD Humbahas Ikuti Yudisium S-1 fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli

Seorang Anggota DPRD Humbahas Ikuti Yudisium S-1 fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli

Seorang Anggota DPRD Humbahas Ikuti Yudisium S-1 fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli

Seorang Anggota DPRD Humbahas Ikuti Yudisium S-1 fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli
Seorang Anggota DPRD Humbahas Ikuti Yudisium S-1 fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli

Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) kembali menggelar yudisium Sarjana S-1 di Auditorium Kampus UNITA, Jumat (8/11). Sebanyak 66 mahasiswa dinyatakan sudah memenuhi syarat akademik dan non akademik untuk lulus.

Menariknya, salah seorang diantaranya adalah anggota DPRD Humbang Hasundutan

(Humbahas) yang juga mantan Ketua DPRD Humbahas periode 2014-2019 Manaek Hutasoit SE.

Panitia yudisium yang juga Ketua Program Studi (Prodi) Rosalinda S Sitompul SE MM dalam laporannya membacakan Surat Keputusan (SK) Dekan FE UNITA dengan nomor B – 055/D.03/UNITA/XI/2019 tentang pelaksanaan yudisium dengan mengingat Undang-Undang (UU) nomor 20 tahun 2003 tentang pendidikan nasional.

Kemudian, Peraturan pemerintah (Permen) nomor 4 tahun 2014 tentang penyelenggaraan dan pengelolaan PT (Perguruan Tinggi) serta statuta UNITA dan peraturan akademik FE Unita.

Sebelum yudisium, terlebih dahulu dilaksanakan upacara nasional dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta untuk mengenang para pahlawan pendidikan dan pendiri UNITA DR GM Panggabean yang semasa hidupnya banyak melakukan terobosan-terobosan untuk memajukan pendidikan terutama di kawasan Tapanuli.

Sementara itu, Dekan FE Joan Berlin Damanik SSi dalam sambutannya menekankan

kepada seluruh peserta yudisium akan pentingnya disiplin dan karakter.

“Mau jadi orang hebat atau orang besar itu di tangan saudara. Karakter dan disiplin itu lebih mahal dari kepintaran, karena tidak semua orang pintar akan jadi sukses. Tapi dengan kebaikan, punya karakter dan disiplin kita jadi bisa pemimpin,”ucap Dekan.

Dekan juga menyampaikan, bahwa tujuan sekolah tinggi-tinggi itu sederhana yaitu tidak menyusahkan orang. “Untuk apa sekolah tinggi-tinggi, mungkin saudara tidak tahu, jawaban yang paling mudah adalah bagaimana tidak menyusahkan orang lain dan tidak menyulitkan orang lain dari penyelesaian masalah,”ujar Joan.

Lebih lanjut dia berpesan, agar segenap peserta yudisium menjaga nama baik kampus

ketika sudah berada di masyarakat. “Saya pesan kepada saudara, yang sebentar lagi akan meninggalkan kami. Saudara akan kembali ke masyarakat. Saya mohon saudara jaga betul nama baik almamater dan saudara harus junjung tinggi almamater di manapun saudara berada,”tuturnya.

Sebagai alumni katanya, saudara memiliki tanggungjawab moril kepada lembaga itu. “Saya mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah menuntaskan studinya dan lulus sebagai alumni,”ungkapnya di akhir sambutannya.

 

Sumber :

https://t.me/belajarngeblogbareng/18