UNSUR PAJAK BERGANDA INTERNASIONAL

UNSUR PAJAK BERGANDA INTERNASIONAL

UNSUR PAJAK BERGANDA INTERNASIONAL

UNSUR PAJAK BERGANDA INTERNASIONAL
UNSUR PAJAK BERGANDA INTERNASIONAL
Apabila pemajakan berganda (double atau mutiple taation) dilakukan oleh beberapa administrasi pajak (berdasarkan ketentuan pemajakan domestik dari tiap negara) maka terdapat pajak berganda internasional (internatioan double taxation).
Secara teoritis dan normatif, istilah pajak berganda international meliputi beberapa unsur:
a. Pengenaan pajak oleh beberapa otoritas pemajakan atas beberapa kriteria identitas.
b. Identitas subjek pajak (wajib pajak yang sama)
c. Identitas objek pajak (objek pajak yang sama)
d. Identitas masa pajak
e. Identitas (atau kesamaan) pajak.
Sesuai unsur-unsur tersebut diatas maka pajak berganda internasional dapat terjadi apabila beberapa negara mengenakan pajak yang sama (sejenis atau setara) terhadap satu wajib pajak atas objek pajak yang sama untuk masa pajak yang sama pula.
TIPE PAJAK BERGANDA INTERNASIONAL
Knechtle dalam buku Basic Problems in International Fiscal Law, menyebutkan beberapa tipe PBI :
a. Faktual dan potensial
PBI timbul karena adanya benturan (over lapping) klaim pemajakan oleh beberapa administrasi pajak sesuai dengan yurisdiksi pemajakan yang mereka miliki. Apabila klaim pemajakan tersebut benar-benar dilaksanakan oleh beberapa negara pemegang yurisdiksi maka akan terjadi PBI faktual.
Besarnya beban pajak yang ditanggung oleh seseorang Wajib Pajak (jika dibandingkan dengan beban yang harus ditanggung seandainya pemajakan hanya dilaksanakan oleh satu negara saja). Apabila dari kedua (atau lebih) negara pemegang klaim pajak, hanya satu negara saja yang melaksanakan klaim pemajakan tersebut maka akan terjadi PBI potensial.
b. Yuridis dan ekonomis
PBI Yuridis terjadi apabila suatu penghasilan (atau modal) yang sama dikenakan pajak di tangan orang (subjek) yang sama oleh lebih dari satu negara.
PBI ekonomis terjadi apabila dua orang yang (secara yuridis) berbeda dikenakan pajak atas suatu penghasilan (atau modal maupun objek) yang sama (oleh lebih dari satu negara).
PBI ekonomis terjadi jika pemajakan atas objek yang sama terhadap legal subjek yang berbeda, namun secara ekonomis identik atau setidaknya merupakan para wajib pajak yang terdapat hubungan (economic identity of subject).
c. Langsung dan tidak langsung.
PBI langsung (direct) terjadi jika aplikasi dua atau lebih ketentuan yang sama pda satu wajib pajak yang sama.
PBI tidak langsung (indirect) tejadi dari pemajakan atas satu hal yang sama (setara dengan PBI ekonomis). PBI tidak langsung secara teoritis lebih komprehensif dan luas dari PBI ekonomis.