Unindra Perkuat Tradisi Penelitian bagi 50 Dosen

Unindra Perkuat Tradisi Penelitian bagi 50 Dosen

Unindra Perkuat Tradisi Penelitian bagi 50 Dosen

Unindra Perkuat Tradisi Penelitian bagi 50 Dosen
Unindra Perkuat Tradisi Penelitian bagi 50 Dosen

Penelitian merupakan hal penting bagi akademisi. Agar mampu membandingkan data

dengan fakta yang terjadi di masyarakat. Meneliti sebagai upaya untuk memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat. Karena suka tidak suka, laju pesat ilmu pengetahuan harus disikapi secara ilmiah. Karena itu penelitian adalah suatu keharusan.
Ibarat “sayur asam tanpa garam”. Begitulah analogi bagi akademisi, dosen atau perguruan tinggi bila tanpa penelitian. Agar proses mentransformasikan ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam unit pembelajaran dan aplikasi kehidupan nyata menjadi lebih mudah dilakukan. Harus diakui, penelitian pun menjadi sarana untuk membudayakan tradisi berpikir ilmiah berbasis kelogisan dan sistematika. Sebuah tradisi akademik yang tetap hidup di lingkungan kampus.
Berangkat dari realitas itulah, Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) hari ini (20/1) menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penelitian bagi 50 dosen penerima hibah penelitian dengan melibatkan 20 reviewer di Kampus Unindra Jakarta. Monev penelitian dosen Unindra ini dipimpin langsung oleh H. Sjamsuri. M.Pd. (Kepala LPPM) dan tim untuk memastikan proses penelitian semester ganjil 2019/2020 ini berlangsung sesuai dengan rencana. Seberapa progres penelitian sudah dijalankan dan persiapan pembuatan laporan penelitian, tentu sangat efektif dilakukan melalui mekanisme monev.

Monev penelitian 50 dosen Unindra semester ganjil 2019/2020

Tentu sebagai peneliti, tiap dosen yang sedang meneliti harus memastikan penelitian berjalan sesuai dengan arahan Dikti. Di samping melaporkan persentase luaran penelitian yang telah dihasilkan, bukti-bukti dokumentatif, dan penggunaan anggaran penelitian. Intinya, melalui penelitian akan terlihat dinamika ilmiah di suatu kampus. Setelah itu, baru dioptimalkan melalui publikasi jurnal ilmiah dan citation sebagai rujukan karya ilmiah.
Salah satu peserta Monev Unindra kali ini, Syarifudin Yunus dari Pendidikan Bahasa Indonesia melaporkan progres penelitian tetang “Tindak Tutur Hakim dan Saksi dalam Persidangan MK Gugatan Pilpres Tahun 2019”, dengan reviewer Siti Jubei. Melalui penelitian diharpakan mendapat informasi mengenai tindak tutur para pihak dalam persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai realisasi dari aspek pragmatik dalam berbahasa.

Sungguh, penelitian bagi dosen adalah mutlak. Bukan hanya untuk meningkatkan kinerja dosen.

Tapi juga sebagai simbol produktivitas riset akademis suatu kampus. Sebagai cerminan tradisi berpikir ilmiah yang harus tetap hidup di era digital atau era serba instan ini. Agar kebenaran objektif berdasar data dan fakta tetap bertahan dan menjadi lebih substantif daripada ocehan atau omongan sekelompok orang yang tanpa dasar. Penelitian adalah esensi bukan sensasi… #Unindra

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/