Pendidikan

 Kelenjar Tiroid

 Kelenjar Tiroid

            Kelenjar tiroid terdiri dari dua lobus lateral yang dihubungkan melalui sebuah ismus yang sempit. Organ terletak di atas permukaan anterior kartologo tiroid trachea, tepat di bawah laring.

Pembentukan dan pelepasan

Kelenjar tiroid mendeteksi dua jenis hormone, yaitu :

⁻       Tiroksin atau tetraiodotironin (T4), 90% dari seluruh sekresi kelenjar tiroid

⁻       Triodotironin (T3), sekresi dalam jumlah kecil

Efek fisiologis hormone tiroid

⁻         Hormon ini meningkatkan laju metabolik hamper semua sel tubuh dengan menstimulasi konsumsi oksigen dan memperbesar pengeluaran energi, terutama dalam bentuk panas

⁻         Pertumbuhan dan maturasi normal tulang dan gigi, jaringan ikat serta jaringan syaraf

Abnormalis sekresi

⁻         Hipotiroidisme, mengakibatkan penurunan aktivitas metabolic,konstipasi, letargi, reaksi mental lambat dan peningkatan simpanan lemak pada anak kecil mengakibatkan retardasi mental (kretinisme)

⁻         Hipertiroidisme, mengakibatkan aktivitas metabolic meningkat, berat badan turun,gelisah, tremor, diare, frekwensi jantung meningat. Hipertiroidisme berlebihan dapat mengakibatkan goiter eksoftalmik dengan gejala berupa pembekakan jaringan di bawah kantong mata, sehingga bola mata menonjol.

  1. Kelenjar paratiroid

         Kelenjar paratiroid adalah empat organ kecil yang masing-masing berukuran sebesar biji apel, terletak pada permukaan terior kelenjar tiroid dan dipisahkan dari kelenjar tiroid oleh kapsul jaringan ikat. Selama bertahun-tahun telah diketahui bahwa peningkatan aktifitas kelenjar paratiroid menyebabkan absorpsi garam-garam kalsium yang cepat dari tulang dengan akibat hiperkalsemia pada cairan ekstrasel; sebaliknya , hipofungsi kelenjar paratiroid menyebabkan hipokalsemia, sering dengan akibat tetani. Hormone paratiroid juga penting pada metabolism posfat serta metabolisme kalsium.

sumber :
https://www.leybold.co.id/the-lost-ship-apk/