Umum

Kriteria diagnosis untuk PTSD

Kriteria diagnosis untuk PTSD

  • Kriteria untuk diagnosis menentukan faktor tentang persepsi korban dari trauma serta durasi dan dampak terkait gejala
  • Sebelum diagnosis PTSD dapat dibuat, gejala harus bertahan setidaknya satu bulan dan signifikan harus mengganggu aktivitas normal
  • Pada orang yang telah selamat dari peristiwa traumatis, sindrom kecemasan yang berlangsung selama kurang dari satu bulan disebut “gangguan stres akut”, ini kondisi membutuhkan tiga atau lebih disosiatif gejala selain gejala persisten terkait dengan PTSD. Gejala
  • PTSD yang berlangsung kurang dari tiga bulan menunjukkan kondisi akut.

            Diagnostik ditegakkan berdasar Kriteria Diagnostik Gangguan Stress Akut berdasar Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders IV-Revisi atau DSM IV-R, dapat memperlihatkan kondisi traumatik seseorang.

DSM IV-R

  1. Orang yang telah terpapar dengan suatu kejadian traumatic dimana kedua dari ciri berikut ini dapat ditemukan, yaitu:

–    orang yang mengalami, menyaksikan atau dihadapkan dengan kejadian yang berupa ancaman kematian atau kematian yang sesungguhnya atau cidera yang serius atau ancaman kepada integritas fisik diri sendiri atau orang lain,

–    respon berupa rasa takut yang kuat dan rasa tidak berdaya atau selalu dihantui perasaan takut yang berlebihan. CATATAN: Pada anak-anak, ini bukan oleh perilaku tidak teratur atau gelisah.

  1. Peristiwa traumatik yang terus-menerus muncul kembali  melalui  satu (atau lebih) dari cara berikut:
  2. Teringat kembali akan kejadian trauma menyedihkan yang dialaminyadan bersifat mengganggu (bisa berupa gambaran, pikiran, persepsi)
  3. Mimpi buruk yang berulang tentang peristiwa trauma yang dialaminya(yang mencemaskan)
  4. kilas balik trauma (merasa seakan kejadian trauma yangdialaminya terjadi kembali, hal ini bisa terjadi karena ilusi,haluinasinya)
  5. Kecemasan psikologis dan fisik bersamaan dengan hal yangmengingatkan terhadap kejadian trauma (kenangan akan peristiwatrauma)
  6. Menghindari secara persisten stimulus yang berkaitan dengan trauma danmematikan perasaan/ tidak berespon terhadap suatu hal (sebelum traumamasih berespon). Gejala ini meliputi tiga atau lebih hal di bawah ini:
  7. Kemampuan untuk menghindari pikiran, perasaan, percakapan yang berhubungan dengan kejadian trauma
  8. Kemampuan menghindari aktivitas, tempat, orang yang dapatmembangkitkan kembali kenangan akan trauma yang dialaminya
  9. Ketidakmampuan mengingat aspek penting dari peristiwa trauma yangdialaminya
  10. Ketertarikan dan minat untuk berpartisipasi dalam peristiwa penting berkurang
  11. Merasa terasing dari orang di sekitarnya
  12. Terbatasnya rentang emosi ( contoh: tidak dapa merasakan cinta)
  13. Perasaan bahwa masa depannya suram
  14. Gejala hiperarousal/ sangat sensitif yang persisten meliputi dua atau lebihgejala di bawah ini:
  15. Sulit untuk memulai tidur/ sulit mempeertahankannya
  16. Sulit berkonsentrasi
  17. Mudah kesal dan meledak-ledak emosinya
  18. Hypervigilance(kewaspadaan yang berlebihan)
  19. Reaksi kaget yang berlebihan
  20. Durasi dari gangguan ( gejala di kriteria B, C, D) lebih dari sebulan
  21. Gangguan/ gejala di atas ini menyebabkan kecemasan dan gangguanfungsional dalam berhubungan sosial, pekerjaan, dan fungsi pentinglainnya.

Baca juga: