Agama

Macam-macam Shalat Sunnah

Macam-macam Shalat Sunnah

Macam-macam Shalat Sunnah

Macam-macam shalat sunnah yang berkaitan dengan keperluan tertentu, di antaranya sebagai berikut.

Shalat Sunnah Hajat

Sedangkan hukum mengerjakannya adalah sunnat Mu’akkad, yaitu sunnat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan bagi orang yang membutuhkannya. Sebagaimana yang telah diterangkan didalam firman Allah SWT yang artinya :

“Wahai orang-orang yang beriman mohonlah pertolongan (kepada ALLAH) dengansabar dan sholat, karena sesungguhnya Allah bersama-sama dengan orang yang sabar(QS. Al Baqarah : 153).

Dan juga firman – Nya dalam surat Yusuf ayat 87 yang artinya :
“Dan janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah, karena sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah, kecuali orang-orang kafir”

Dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Imam Turmudzi dan Ibnu Majah dari Abdullah bin Abi Auf r.a juga diterangkan, bahwa Rasull SAW telah bersabda yang artinya :
“Barang siapa yang mempunyai hajat (kebutuhan) kepada Allah atau kepada salah seorang dari anak Adam, hendaklah ia berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, lalu shalat dua rakaat, kemudian hendaklah ia mengucapkan pujian kepada Allah dan mengucapkan shalawat kepada Nabi SAW, dan kemudian hendaklah berdoa.

Shalat ini dilakukan dengan harapan agar permohonan hajat/kebutuhannya dikabulkan Allah swt. Pelaksanaan shalat hajat boleh dilakukan kapan saja asal tidak pada waktu terlarang. misalnya setelah shalat Ashar atau setelah shalat Shubuh.Shalat hajat dilaksanakan dengan Munfarid (tidak berjamaah) minimal dua rokaat dan maksimal dua belas rakaat. Jika dilaksanakan pada malam hari maka setiap dua rakaat sekali salam dan jika dilaksanakan pada siang hari maka boleh empat rakaat dengan sekali salam dan seterusnya. Sabda Nabi saw: “Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian shalat dua rakaat (Shalat Hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat” ( HR.Ahmad ).
Cara sholat hajat :
• > Niat shalat Hajat didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram
• > “Ushalli Sunnatan Hajati raka’atin mustaqbilal kiblati ada’an lillahi ta’ala” (Saya berniat melakukan shalat Sunaah Hajat dua rakaat dengan menghadap kiblat semata-mata karena Allah SWT)
• > Membaca doa Iftitah
• > Membaca surat al Fatihah
• > Membaca salah satu surat didalam al quran.Afadhalnya, rokaat pertama membaca surat al Ikhlas dan rakaat kedua membaca ayat kursi (surat al Baqarah:255).
• > Ruku’ sambil membaca Tasbih tiga kali
• > I’tidal sambil membaca bacaannya
• > Sujud yang pertama sambil membaca Tasbih tiga kali
• > Duduk antara dua sujud sambil membaca bacaannya.
• > Sujud yang kedua sambil membaca Tasbih tiga kali.
> Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali.Jika dilaksakan empat rakaat dengan satu salam maka setelah dua rakaat langsung berdiri tanpa memakai Tasyahhud awal, kemudian lanjutkan rokaat ke tiga dan ke empat, lalu Tasyhhud akhir setelah selesai membaca salam dua kali.
> Setelah selesai shalat Hajat bacalah zikir yang mudah dan berdoa sampaikan hajat yang kita inginkan kemudian mohon petunjuk kepada Allah agar tecapai segala hajatnya.
Bacalah Doa sholat hajat

ARTINYA: Tidak ada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Penyantun lagi Maha Mulia, Maha suci Allah Tuhan Pemelihara Arsy yang Agung, segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. KepadaMu aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmatMu dan sesuatu yang mendatangkan keampunanMu, serta terpeliharanya dosa-dosa, memperoleh kebaikan pada tiap-tiap dosa, janganlah Engkau tinggalkan dosa pada diriku, melainkan Engkau ampuni, dan kesusahan, melainkan Engkau beri jalan keluarnya, dan tidak pula suatu hajat yang mendapat kerelaanMu, melainkan Engkau kabulkan, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Shalat Istikharah

Shalat ini berfungsi untuk membebaskan diri dari kebingungan dalam menentukan pilihan dalam suatu masalah. Pilihan terbaik diserahkan dan dipercayakan kepada Allah swt. Orang yang melakukan shalat ini hendaknya memasrahkan diri kepada Allah agar apa yang dipilih menjadi pilihan terbaik. Jumlah rakaat shalat ini minimal dua rakaat.

Shalat Tobat

Shalat ini bertujuan untuk memohon ampunan kepada Allah swt atas segala perbuatan dosa yang pernah dilakukan. Jumlah shalat tobat minimal dua rakaat.

Shalat Istisqa

Shalat ini bertujuan agar Allah swt menurunkan hujan pada saat negeri dilanda kemarau panjang yang menyebabkan sumber mata air mengering. Shalat ini dilakukan di lapangan secara berjamaah. Jumlahnya sebanyak dua rakaat. Selesai shalat, imam khutbah dan berdoa menghadap kiblat.

Baca Juga: