Pendidikan

Model Komunikasi Linear

Model Komunikasi Linear

            Claude Shannon & warren Weaver mendeskripsikan komunikasi sebagai proses yang linear(searah). Pendekatan ini terdiri atas beberapa elemen kunci: sumber (source), pesan (message), dan penerima (receiver). Dalam model komunikasi ini juga dijelaskan mengenai gangguan (noise). Ada empat jenis gangguan, pertama gangguan semantik (bahasa spesialisasi yang digunakan). Kedua gangguan fisik/eksternal (gangguan dari luar penerima). Ketiga gangguan psikologis (prasangka komunikator terhadap satu sama lain atau pesan itu sendiri). Empat gangguan fisiologis (gangguan biologis terhadap proses komunikasi).

  1. Model Interaksional

            Oleh Wilbur Schramm (1954) yang menekankan pada proses komunikasi dua arah di antara para komunikator. Dengan kata lain komunikasi berlangsung dua arah dari pengirim kepada penerima dan dari penerima kepada pengirim. Seseorang dapat menjadi pengirim maupun penerima dalam sebuah interaksi, tetapi tidak menjadi keduanya sekaligus. Elemen penting dalam model ini adalah umpan balik atau tanggapan terhadap suatu pesan.

  1. Model Tranksasksional

            Model komunikasi ini memberikan penekanan pada proses pengiriman dan penerimaan pesan yang berlangsung secara terus-menerus dalam suatu sistem komunikasi. Dalam model komunikasi ini, proses komunikasi berlangsung secara kooperatif di mana pengirim dan penerima secara bersama-sama bertanggung jawab terhadap akibat dari proses komunikasi yang berlangsung, apakah efektif atau tidak, karena dalam model ini dibangun oleh umpan balik dari peserta komunikasi.

KONTEKS KOMUNIKASI

  1. Komunikasi Intrapribadi

            Yaitu komunikasi yang berlangsung dalam diri seseorang. Dapat menjadi komunikator maupun komunikan. Dia berbicara kepada diri sendiri, berdialog dengan dirinya, bertanya dan dijawab oleh dirinya sendiri. Komunikasi intrapribadi dapat membuat penilaian terhadap orang lain dan dapat juga memberikan kesempatan bagi komunikator untuk menilai diri sendiri. Dialog inilah yang dapat mendorong seorang individu untuk menguatkan eksistensi dan penghargaan diri (self esteem).

sumber :

https://areaponsel.com/seva-mobil-bekas/