Organisasi Internasional dalam Kontek Hubungan Internasional
Pendidikan

Organisasi Internasional dalam Kontek Hubungan Internasional

Organisasi Internasional dalam Kontek Hubungan Internasional

Organisasi Internasional dalam Kontek Hubungan Internasional

Selama dasawarsa terakhir

dinamika hubungan internasional menunjukkan berbagai kecenderungan yang secara substansial sangat berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Hal ini dikarenakan perubahan-perubahan internal yang terjadi  pada pola hubungan timur-barat, maka tidak mengherankan bila fenomena-fenomena hubungan internasional kini telah memasuki dimensi-dimensi baru yang perlu ditangani dengan perangkat teoritis dan metodologi yang memadai dan akurat sehingga mengakibatkan munculnya beragam definisi mengenai hubungan internasional dari para ahli hubungan internasional oleh karena itu tidak ada definisi yang baku mengenai hubungan internasional.

Ilmu Hubungan Internasional merupakan bagian dari ilmu sosial yang khusus mempelajari masyarakat internasional (sociology of international relations) dalam artian secara umum bahwa ilmu hubungan internasional tidak hanya mencakup unsur pilitik semata tetapi juga terdapat element-element lainnya yang berkaitan yakni ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan dan lain sebagainya.

Menurut Mc. Clelland, hubungan internasional didefinisikan sebagai berikut: ”Suatu studi tentang interaksi antara jenis-jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu, termasuk studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi (Mc. Clelland, 1990:30)”.

Hubungan internasional mengacu kepada semua bentuk interaksi antara anggota masyarakat yang berlainan, baik yang disponsori oleh pemerintah maupun tidak disponsori pemerintah.

Terjadinya hubungan internasional merupakan suatu keharusan sebagai akibat adanya saling ketergantungan (interdependensia) dan bertambah kompleksnya kehidupan manusia dalam masyarakat internasional sehingga interdepensi tidak memungkinkan adanya suatu negara yang menutup diri terhadap dunia terlebih lagi pada era globalisasi yang tengah berjalan. Maka konsekuensinya adalah hampir dapat dipastikan bahwa setiap laki-laki, wanita dan anak-anak melalui negaranya masing-masing merupakan bagian yang integral dari sebuah sistem internasional.

Hubungan internasional pada saat sekarang ini semakin kompleks keberadaannya dimana interaksi tidak hanya terjadi antar negara saja melainkan juga aktor-aktor lain di luar negera (seperti organisasi internasional, multinasional corporations (MNCs), kelompok teroris, dan organisasi lingkungan yang semuanya merupakan bagian dari politik dunia) yang juga mempunyai peranan penting dan berpengaruh dalam hubungan internasional. Hubungan antar bangsa atau hubungan internasional dapat berwujud dalam berbagai bentuk yaitu:

1)      Hubungan individual, misalnya turis, pertukaran pelajar, pedagang dan lain sebagainya, siapa saja yang memiliki kepentingan yang tersebar didunia. Mereka mengadakan kontak-kontak pribadi sehingga timbul kepentingan timbal balik diantara mereka.

2) Hubungan antar kelompok (inter group relations) misalnya lembaga-lembaga sosial, lembaga perdagangan dan lain sebagainya, dapat pula mengadakan hubungan baik yang bersifat incidental, periodic ataupun permanent.

3)  Hubungan antar negara, hubungan yang dimaksud disini adalah hubungan yang dilakukan oleh suatu pemerintahan yang mengatur setiap individu yang    berada dalam suatu negara.

Menurut The Dictionary of World Politics, hubungan internasional adalah ”istilah yang digunakan untuk melihat seluruh interaksi antara aktor-aktor negara dengan melewati batas-batas negara”. Hubungan internasional akan berkaitan dengan segala bentuk interaksi antara masyarakat negara-negara, baik yang dilakukan oleh pemerintah ataupun warga negara sehingga segala interaksi yang kompleks dan melintasi batas negara membuat batasan-batasan politis tidak lagi menjadi penghalang efektif dalam hubungan internasional. Hubungan internasional mencakup pengkajian terhadap politik luar negeri dan politik internasional, dan meliputi segala segi  hubungan diantara berbagai negara didunia. (Perwita & A. Yani, 2005:4)


Sumber: https://blogs.uajy.ac.id/teknopendidikan/seva-mobil-bekas/