Pendidikan

 Pengolahan Data

 Pengolahan Data

Data yang telah terkumpul dari kegiatan tahap pertama tersebut, tidak ada artinya jika tidak diadakan pengolahan secara cermat. Semua data harus diolah dan dikaji untuk mengetahui secara pasti sebab-sebab kesulitan belajar yang dihadapi oleh anak.

Dalam pengolahan data, langkah yang ditempuh antara lain adalah:

  1.             Identifikasi kasus
  2.             Membandingkan antar kasus
  3.             Membandingkan dengan hasil tes, dan
  4.             Menarik kesimpulan

3)                  Diagnosis

Diagnosis adalah keputusan (penentuan) mengenai hasil dari pengolahan data. Diagnosis ini dapat berupa hal-hal sebagai berikut:

  1.             Keputusan mengenai jenis kesulitan belajar anak(berat dan ringannya).
  2.             Keputusan mengenai faktor-faktor yang ikut menjadi sumber penyebab                  kesulitan belajar.
  3.             Keputusan mengenai faktor utama penyebab kesulitan belajar, dan                         sebagainya.

4)        Prognosis

Prognosis artinya”ramalan”. Apa yang telah ditetapkan dalam tahap diagnosis, akan menjadi dasar utama dalam menyusun dan menetapkan ramalan mengenai bantuan apa yang harus diberikan kepadanya untuk membantu mengatasi masalahnya.

Pendek kata, prognosis adalah merupakan aktivitas menyusun rencana/program yang diharapkan dapat mengatasi masalah kesulitan belajar anak didik.

5)        Treatment (Perlakuan)

Perlakuan disini maksudnya adalah pemberian bantuan kepada anak yang bersangkutan (yang mengalami kesulitan belajar) sesuai dengan program yang telah disusun pada tahap prognosis tersebut. Bentuk treatment yang mungkin dapat diberikan:

  1.             Melalui bimbingan belajar individual.
  2.             Selalui bimbingan belajar kelompok.
  3.             Melalui remedial teaching untuk mata pelajaran tertentu.
  4.             Melalui bimbingan orang tua di rumah.
  5.             Pemberian bimbingan pribadi untuk mengatasi masalah-masalah                              psikologis.
  6.             Pemberian bimbingan mengenai cara belajar yang baik secara umum.
  7.             Pemberian bimbingan mengenai cara belajar yang baik sesuai dengan                       karakteriktik setiap mata pelajaran.

6)        Evalusi

 

sumber :

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/seva-mobil-bekas/