Perbuatan Tuhan
Perkebunan

Perbuatan Tuhan

Perbuatan Tuhan

Perbuatan Tuhan

Karena berpendapat bahwa ada perbuatan Tuhan yang wajib, Abduh sefaham dengan Mu’tazilah dalam mengatakan bahwa wajib bagi Tuhan untuk berbuat apa yang terbaik bagi manusia.

2.3         Karya-karya Syekh Muhammad Abduh

Di tengah-tengah kesibukannya, ia sempat menerbitkan buku-buku karangannya, yaitu :

  1. Risalatut Tauhid, tahun 1897.
  2. Al-Islam Wan Nasraniyah ma’al Ilmi wal Madaniyyati, tahun, 1902.
  3. Ulasan (syarah) buku “al-Bashairun Nasiriah”, karangan al-Qadhi Zainuddin, tahun 1898.

Pada saat itu, ia tidak dapat menyelesaikan Tarsirannya yang telah mendapat perhatiannya yang khusus di mana hanya sebagiannya saja yang dapat terbit pada masa hidupnya. Tefsir tersebut kemudian diperiksa kembali dan diselesaikan oleh kawan dan murid-muridnya juga, yaitu Syekh Muhammad Rasyid Ridha, dan pertama-tama dimuat dalam majalah al-Manar, yang di terbitkan sejak tahun 1897.[10]

 

sumber :
https://bogorchannel.co.id/seva-mobil-bekas/