Pendidikan

Perkembangan Masa Prenatal

Perkembangan Masa Prenatal

Tahap prenatal adalah tahap awal/proses bagaimana bayi itu bisa berada dan berkembang di dalam rahim ibunya. Proses tersebut berawal ketika sperma menembus tempat dimana sel telur berada yang kemudian mengalami fertilisasi. Dan hasilnya adalah satu atau lebih zigot, yang kemudian zigot tersebut berkembang menjadi janin dan janin berkembang menjadi bayi yang telah siap untuk terlahir kedunia.

Lamanya periode prenatal ini adalah 280 hari atau ± 40 minggu sejak dari pembuahan. Seperti yang Hurlock katakana bahwa orang awam menghitung kehamilan selama 9 bulan kalender. Pada perkembangan pre natal ini jugalah kita dapat melihat empat hal penting yang akan terjadi saat perkembangan bayi tersebut, yakni: penentuan bakat bawaan, penentuan jenis kelamin, penentuan jumlah anak, dan penentuan urutan anak. Semua proses tersebut akan dibagi lagi kedalam tiga tahap yaitu :

     Tahap Germinal

Tahap ini berajalan dari awal pembuahan hingga 2 minggu pertama. Dimana dalam tahap ini terjadi proses pertemuan antara sel telur dengan sperma yang kemudian menghasilkan zigot. Pada tahap ini juga beberapa pembelahan yang diantaranya adalah pembelahan blastocyts, yaitu lapisan bagian dalam yang nantinya berkembang menjadi embrio. Pembelahan trophoblast, yaitu lapisan luar yang menyediakan gizi dan dukungan bagi embrio.

Dan yang terakhir adalah pembelahan implantation, yakni proses melekatnya zigot ke dinding kandungan yang berlangsung 10 hari setelah pembuahan. Setelah zigot menempel, maka calon bayi tersebut akan terhubung secara langsung dengan ibunya dari tali placenta yang berujung pada pusat si calon bayi.

     Tahap Embrio

Tahap ini berlangsung mulai dari minggu ke-3 hingga minggu ke-8, yang disebut juga sebagai trimester pertama. Pada tahap embrio, pembelahan sel terus meningkat dari awal tahap germinal. Dan saat zigot benar – benar menempel pada rahim, maka akan terbentuk dua lapisan, yaitu: laipsan endoderm, yaitu lapisan dalam yang berkembang menjadi system pencernaan dan system pernafasan pada bagian dalam tubuh, serta lapisan ectoderm, yaitu lapisan paling luar yang akan berkembang menjadi system syaraf, reseptor sensorik, dan bagian kulit pada permukaan kulit.

Kemudian pada bagian tengahnya terdapat lapisan mesoderm, yaitu yang akan menjadi system peredaran darah , tulang, otot, system pembuangan, dan system produksi. Secara langsung, sebagian dari organ tubuh manusia sudah mulai terbentuk pada tahap ini. Namun, karena ukuran panjangnya hanya berkisar 1 inci, maka bagian – bagian tubuh embrio tersebut belum sepenuhnya berbentuk tubuh orang dewasa akan tetapi merupakan manusia dalam bentuk yang kecil.

     Tahap Fetus

Periode ini dimulai dari minggu ke-9, dimana sebelumnya embrio telah berkembang menadi sel – sel tulang.  Pada tahap ini, embrio berubah nama menjadi janin hingga akhirnya menjadi bayi, dimana pertambahan ukurannya terjadi begitu cepat. Organ dan otot menjadi terorganisir bahkan  sudah dapat saling berhubungan satu dengan yang lainnya.

sumber :

http://dewi_marisa12u.staff.ipb.ac.id/2020/06/06/review-kinemaster-pro/