Perkembangan Perseptual
Pendidikan

Perkembangan Perseptual

Perkembangan Perseptual

Perkembangan Perseptual

Ketetapan perseptualadalah kecendrungan kita untuk mempertahankan persepsi yangtelah dimiliki terhadap suatu objek dengan mengabaikan perubahan warna (color),keterangan (brightness), ukuran (size), dan bentuk (shape).

Strategi untuk mengembangkan Integrasi Sistem Perseptual

Banyak anak yang kesulitan belajar karena tidak dapat melakukan transfer informasi dari suatu sistem perseptual ke sistem perseptual yang lain.  Transfer informasi yang mencakup integrasi dan  aktivitas :

  1. Visual ke Auditoris,   meminta anak melihat suatu pola titik-titik dan garis-garis; kemudian

     menyuruh anak meniru pola tersebut dalam bentuk ritmis pada drum.

  1. Auditoris ke Visual,   meminta anak mendengarkan irama ritmis dan memilih salah satu

     pola visual titik dan garis yang sesuai dari beberapa pilihan.

  1. Auditois  ke Motorvisual,  mendengar irama ritmis dan mengalihkan pada visual dengan

     menulis pasangan titik dan garis.

  1. Auditoris – verbal ke motor,  memerintah anak untuk melakukan gerakan-gerakan

      tertentu

  1. Taktil –Visualmotor,  meraba bentuk dan menggambarkan bentuk
  2. Auditoris ke Visual,  mendengar bunyi benda dan menunjukkan gambarnya
  1. Sifat-Sifat Persepsi

Dua fungsi utama sistem utama persepsi yaitu lokalisasi atau menentukan letak suatu objek dan pengenalan, menentukan jenis objek tersebut (Atkinson et al., t.t.). lokalisasi dan pengenalan dilakukan oleh daerah korteks yang berbeda. Penelitian persepsi juga mengurusi cara sistem perseptual mempertahankan bentuk objek tetap konstan, walaupun citra (bayangan) objek di retina berubah.

Sifat umum persepsi antara lain, yaitu;

  1. Dunia persepsi mempunyai sifat-sifat  ruang. Mengenal persepsi ruang ini mengandung persoalan-prsoalan psikologis yang penting, terutama penglahatan sifat ruang (dimensi ketiga).
  2. Dunia persepsi mempunyai dimensi waktu.  Objek-objeknya bersifat tetap, sehingga

      terdapat kestabilan yang luas.

  1. Dunia persepsi berstruktur menurut objek persepsi. Dalam hal ini berbagai keseluruhan berdiri sendiri  menampakkan diri:Gestalt-gestalt. Persepsi gestalt merupakan suatu pembahasan yang penting dalam psikologi persepsi.
  2. Dunia persepsi yang penuh dengan arti. Persepsi tidaklah sama dengan mengonstatir benda dan kejadian tanpa makna. Yang kita persepsi selalu merupakan tanda-tanda, ekspresi, benda-benda dengan fungsi, relasi-relasi yang penuh arti, serta kejadian-kejadian.

sumber :