TNI, Kemenkes dan Unair Berkolaborasi Hadapi Ancaman Serangan Senjata Bioteknologi
Pendidikan

TNI, Kemenkes dan Unair Berkolaborasi Hadapi Ancaman Serangan Senjata Bioteknologi

TNI, Kemenkes dan Unair Berkolaborasi Hadapi Ancaman Serangan Senjata Bioteknologi

TNI, Kemenkes dan Unair Berkolaborasi Hadapi Ancaman Serangan Senjata Bioteknologi
TNI, Kemenkes dan Unair Berkolaborasi Hadapi Ancaman Serangan Senjata Bioteknologi

Institut of Tropical Disease Universitas Airlangga hari ini menggandeng Kementerian

Kesehatan Pertahanan dalam konferensi internasional Infectious Diseases, Biothreats, and Military Madical, Selasa (27/8/2019) di Aula Garuda Mukti lantai 5 Unair.

Tema terkait Infectious Diseases, Biothreats and Military Madical merupakan objek yang menjadi fokus pertahanan kesehatan negara. Oleh karena itu, Unair diwakili oleh Lembaga Penyakit Tropis, Kementerian Kesehatan dan Mabes TNI Departemen Kesehatan Pertahanan.

Menurut Mayjend TNI dr Bambang Dwihasto Kepala Pusat Kesehatan, Mabes TNI

berperan untuk mensupport masalah kesehatan pertahanan dalam bentuk regulasi, mitigasi dan preventif dari serangan senjata biologi dari virus dan infeksi yang mungkin saja terjadi kedepannya.

Oleh karenanya, TNI bersama Kementerian Kesehatan dan Lembaga Penyakit Tropis

Unair berkolaborasi untuk mengatur regulasi dan SOP dalam menanganan serangan biothreats dan terorisme senjata kimia. “Kedepannya nanti sangat memungkinkan menghadapi serangan senjata bioteknologi, itu adalah ancaman nasional yang rasional yang harus kita hadapi,” ujarnya.

 

Sumber :

https://www.quibblo.com/story/DbAy-wIG/What-Is-Explanation-Texts